Selasa, 23 April 2019

::: Kisah.. Muslim Kashmir Taruhkan Nyawa Selamatkan Peziarah Hindu dari Banjir Bandang :::

SRINAGAR – Menampilkan kasih sayang sejati Islam, Muslim Kashmir bergegas membantu dan menyelamatkan nyawa peziarah Hindu setelah banjir bandang menyapu kamp mereka, saat mereka sedang menuju ke kuil Amarnath.

"Aku tidak bisa mengungkapkan dengan kata-kata apa yang dilihat mata saya," Ayatri dari Gurdaspur Punjab mengatakan kepada Kashmir Media Service News pada hari Ahad (26/07/2015).

Ayatri adalah salah satu dari ratusan peziarah Hindu yang sedang dalam perjalanan mereka menuju kuil Amarnath untuk ziarah saat banjir bandang melanda di Baltal Base Camp di kabupaten Gandarbal.

Ketika semua orang berlari menyelamatkan hidupnya, termasuk polisi dan tentara laki-laki India, Muslim Kashmir mempertaruhkan nyawa mereka untuk menyelamatkan umat Hindu.

"Banjir bandang tidak hanya menghanyutkan tenda dan barang-barang lain tetapi manusia juga hanyut dalam air bah yang bising. Kami menangis minta tolong. Semua orang berlari untuk berlindung,"
kata Ayatri, mengingat saat-saat mencekam itu.

"Penduduk Kashmir lokal muncul dan menyelamatkan saya dan anggota keluarga saya termasuk dua anak-anak kecil. Bagaimana saya bisa berterima kasih kepada mereka. Saya tidak punya kata-kata," tambahnya.

Peziarah Hindu lain dari Mathura Uttar Pradesh mengatakan bahwa apa yang Muslim lakukan pada hari itu menghapus informasi yang salah yang menyebar tentang mereka dan keyakinan mereka selama bertahun-tahun oleh organisasi Hindu.

"Suami saya dan saya tidak pernah membayangkan muslim Kashmir yang sangat kita benci ternyat  menjadi penyelamat kami,"
Pratibah Devi, yang tampak lemah dan lapar, mengatakan.

"Jumat malam itu kami menyadari bahwa apa pun laporan media India tentang orang-orang  muslim Kashmir berdasarkan kebohongan putih. Bahkan organisasi Hindu menikmati propaganda negatif tentang orang-orang yang tinggal di sini. Orang-orang dari muslim Kashmir tidak hanya berani tapi mereka juga sangat membantu," katanya.

Mengkritik polisi dan pasukan India karena gagal memberikan bantuan, peziarah Hindu lainnya mengatakan bahwa mereka berutang nyawa  mereka kepada orang-orang Muslim dari Kashmir.

"Dengan tangan terlipat saya mengucapkan terima kasih kepada seorang Muslim lokal, yang menyelamatkan hidup anak saya Rahul yang berusia 19 tahun," kata Anil Khana dari Chanakyapuri New Delhi.

"Tidak pernah dalam hidupku aku akan melupakan uluran tangan yang diperpanjang oleh orang-orang muslim Kashmir terhadap kita."


Muslim Kashmir terbagi menjadi dua bagian dan diperintah oleh India dan Pakistan, yang telah berjuang dalam dua dari tiga perang sejak kemerdekaan 1947 di kawasan ini.

Pakistan mendukung hak rakyat Kashmir untuk menentukan nasib sendiri, pilihan tersebut ditentang oleh pemerintah New Delhi.

Deddy | OnISlam | Jurniscom


Sumber :
http://www.jurnalislam.com/internasional/read/asia/1337/muslim-kashmir-taruhkan-nyawa-selamatkan-peziarah-hindu-dari-banjir-bandang.html


Tidak ada komentar:

Posting Komentar